Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palangka Raya terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan layanan akademik yang profesional, transparan, dan berdampak. Rabu, 25 Juni 2025, FUAD menggelar Workshop bertajuk “Layanan Integritas dan Berdampak” yang dilangsungkan di Gedung Rektorat IAIN Palangka Raya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda peningkatan kualitas layanan yang diprakarsai oleh Bagian Tata Usaha FUAD. Hadir dalam kegiatan ini para pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan dari berbagai unit di lingkungan kampus.
Dekan FUAD, Dr. Hj. Zainap Hartati, M.Ag menegaskan pentingnya membangun budaya integritas dalam seluruh proses layanan fakultas. Menurutnya, workshop ini bukan hanya rutinitas pengembangan kapasitas, tetapi merupakan langkah strategis menuju pelayanan publik yang berorientasi pada nilai.
Baca Juga
“Workshop ini bertujuan membekali kita dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk memberikan layanan yang prima, berintegritas, dan berdampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Kepegawaian, Dr. Taufik Warman Mahfuzh, Lc., M.Th.I menyampaikan bahwa integritas bukan sekadar konsep, tapi harus menjadi landasan utama dalam setiap bentuk pelayanan kepada mahasiswa.
Sementara itu, Kabag Tata Usaha FUAD, H. Akhmad Kartapati, S.Ag., M.A.P, menjelaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan perlu menyentuh aspek teknis dan juga sikap mental aparatur kampus. Workshop ini dirancang agar peserta dapat memahami prinsip komunikasi efektif, penanganan keluhan, serta pentingnya pengembangan sikap positif dalam melayani.
Suasana workshop berlangsung dinamis, dengan antusiasme peserta dalam mengikuti materi dan sesi diskusi. Beberapa peserta juga menyampaikan pengalaman dan tantangan dalam memberikan layanan kepada mahasiswa, serta berdiskusi aktif mengenai solusi yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing.
Dengan terselenggaranya workshop ini, FUAD meneguhkan langkah sebagai fakultas yang tak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tangguh dalam membangun sistem layanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan kampus.




